Apabila kita mempunyai 2 (dua) buah komputer tetapi kita ingin menghubungkan kedua komputer ini lewat jaringan. Untuk gampangnya harus lewat switch hub, tetapi kalau hanya untuk menghubungkan 2 (dua) komputer saja rasanya sayang kita untuk mengeluarkan uang untuk membeli peralatan tersebut. Untuk itu disini saya menulis artikel yang menerangkan bagaimana caranya menghubungkan kedua komputer tanpa harus lewat sarana switch hub. Untuk lebih jelasnya saya gambarkan dengan diagram berikut ini.
Gambar diatas merupakan jaringan dengan memakai Switch Hub
Tetapi yang akan kita bahas disini adalah jaringan komputer tanpa memakai switch hub, jadi gambarnya adalah sebagai berikut :
Dengan adanya dua perbandingan dua gambar diatas mudah-mudahan jelas maksudnya disini.
Untuk penyambungan kabel tentu juga berbeda, disini kita menggunakan cara Cross Over.
Cara Pengkabelan :
Siapkan kabel UTP dan connector RJ 45 :
Disamping ini adalah gambar UTP dimana masing-masing warna sesuai dengan pasangannya (warna putih). Pasangan warna putih ini jangan sampai ketukar.
Dan gambar disamping ini merupakan Connector RJ45 yang digambarkan beserta susunan pin-nya (kakinya).
Gambar disamping ini namanya Crimping Tool, digunakan untuk menyambung kabel dengan Connector jaringan.
Setelah melihat peralatan diatas sekarang kita menginjak pada cara pengkabelan. Seperti yang diterangkan diatas kita menggunakan konfigurasi Cross Over. Tapi harus diingat, konfigurasi ini hanya digunakan untuk menghubungkan dua komputer secara langsung, jadi konfigurasi kabel ini tidak berfungsi kalau menggunakan switch hub.
Gambar diatas ini merupakan konfigurasi yang harus Anda lakukan dalam pengkabelan. Anggap saja yang disebelah kiri merupakan salah satu ujung kabel yang dihubungkan dengan RJ45, masukan urutan warna kabel sesuai dengan nomer pin-nya. Yang disebelah kiri ini merupakan susunan Standard.
Sedangkan yang disebelah kanan merupakan ujung kabel yang satunya, dan masukkan urutan warna kabel juga sesuai dengan nomer pin-nya. Konfigurasi disebelah kanan ini merupakan Cross Over.
Yang perlu diperhatikan panjang antar ujung kabel jangan sampai melebihi 100 meter.
Setelah kedua ujung kabel di Crimping dengan baik langsung saja di pasang (Plug) pada Ethernet port pada masing-masing komputer. Yakinkan lampu indikator (biasanya terletak didekat port Ethernet) menyala di kedua komputer.
Berikutnya adalah men-setting konfigurasi sofware-nya
Merakit sebuah komputer bukanlah sesuatu yang susah sebenarnya, asal kalian membeli komponen-komponen komputer yang kompatibel satu sama lain dan membaca buku manualnya, kalian pasti bisa melakukannya. Komponen komputer itu sudah dirancang sedemikian rupa interface-nya, kalau memang bukan tempat untuk memasukannya maka komponen komputer tersebut tidak bakalan masuk walaupun kita tekan sekuat tenaga juga. Jadi tidak akan ada cerita kalian salah memasukkan RAM ke slot untuk video card di motherboard.
Di artikel ini saya akan berbagi pengalaman tentang cara atau tahapan-tahapan yang biasa saya lakukan ketika merakit sebuah komputer, berikut tahapan-tahapannya:
Cari tahu sistem komputer apa yang kalian inginkan, apakah sistem komputer berbasis processor Intel atau AMD.
Cari tahu motherboard apa yang bagus untuk sistem komputer berbasis processor yang kalian inginkan tadi, yang tentunya sesuai dengan budget kalian. Kalian bisa mencari tahunya baik melalui majalah-majalah komputer maupun dengan cara mencari artikelnya di internet.
Setelah ketemu model motherboard yang bagus dan sesuai dengan budget kalian, cari tahu spesifikasi motherboard tersebut dan tulis daftar komponen-komponen komputer lainnya yang akan kalian beli yang tentunya harus kompatibel dengan motherboard yang kalian pilih tersebut.
Setelah semua komponen komputer-nya kalian beli, kini saatnya kalian merakit komponen-komponen komputer tersebut menjadi sebuah unit komputer.
Buka dus casing komputer dan buka penutupnya, kemudian letakkan di sebuah meja dengan posisi terbaring agar mudah untuk dipasangi motherboard dan komponen-komponen lainnya, juga siapkan sebuah obeng kembang dan wadah kecil untuk menyimpan baut-baut agar tidak berceceran dan hilang.
Buka dus motherboard, di dalam dus motherboard tersebut biasanya terdapat sebuah alas busa, ambil alas busa tersebut, letakkan di atas meja, lalu letakkan motherboardnya di atas alas busa tadi, kemudian baca buku manual motherboard tersebut tentang bagaimana caranya menginstall processor, fan dan heatsink processor, RAM, dan kabel-kabel indikator lampu led dan sakelar di casing komputer.
Setelah dibaca buku manualnya, pasang processor (jangan lupa mengolesi bagian atas processor dengan thermalpaste jika di bagian bawah heatsink processor belum diolesi dari pabriknya), fan dan heatsink processor (jangan lupa memasang kabel power fan-nya ke motherboard), RAM, lalu dekatkan motherboard tersebut ke casing komputer dan pasang kabel-kabel indikator lampu LED dan sakelar yang terdapat di casing komputer tersebt ke motherboard.
Setelah semuanya terpasang, cari di dalam dus motherboard sebuah lempengan alumium yang berlubang-lubang dimana lubangnya sesuai dengan port-port yang dimiliki motherboard tersebut. Buka lempengan alumunium seperti itu yang terdapat di casing komputer dan gantikan dengan lempengan yang kita ambil dari dus motherboard tadi.
Pasang motherboard ke dalam casing komputer lalu pasang baut-bautnya.
Pasang kabel power ATX dan ATX 12V (kalau ada) dari power supply ke motherboard, baca manual book motherboard jika kalian tidak tahu caranya.
Pasang hard disk dan optical drive (CD-ROM, DVD-ROM, dll) ke tempatnya di dalam casing komputer lalu pasang baut-bautnya.
Pasang kabel power hard disk dan optical drive (CD-ROM, DVD-ROM, dll), lalu pasang kabel datanya, baca manual book motherboard jika kalian tidak tahu caranya.
Jika kalian membeli video card, sound card dan lain sebagainya, pasangkan komponen-komponen tersebut ke slotnya di motherboard, lalu pasang bautnya, baca manual book motherboard jika kalian tidak tahu caranya.
Setelah semua komponen terpasang, berdirikan casing komputer tersebut.
Buka dus monitor, letakkan di atas meja, pasang kabel power monitornya ke sumber listrik (bisa dari power supply atau dari sumber listrik langsung tergantung jenis kabel yang disediakannya).
Kemudian pasang kabel dari monitor tersebut ke video card yang telah terpasang di motherboard dan casing komputer.
Pasang keyboard dan mouse sesuai denga port-nya masing-masing.
Pasang kabel power dari power supply ke stabilizer, lalu pasang kabel power dari stabilizer ke sumber listrik.
Tekan tombol power di casing komputer dan monitor untuk menghidupkan komputer yang baru saja kalian rakit tersebut.
TeNtanG Gwe..
Recent Posts
BTricks
BThemes
Featured Video
Download
Diberdayakan oleh Blogger.
Selasa, 04 Januari 2011

